Cara Backup dan Restore dicPanel

Pengertian Backup

Backup data yaitu proses pembuatan data atau file cadangan website dengan menyalin ataupun membuat arsip data hosting. Perihal ini perlu dilakukan untuk menghindari adanya kejadian yang tidak diinginkan misalnya beberapa faktor seperti human error, cybercrime , kerusakan hardware atau beberapa faktor lainnya yang dapat menyebabkan website tidak bisa diakses atau berantakan atau membuat data hosting hilang. Seperti halnya website pribadi, bisnis , website pemerintah dan sebagainya backup tersebut penting untuk dilakukan. Untuk menghindari data penting hilang pada suatu website.

Data website yang dibackup dapat disimpan juga secara online ataupun offline. Untuk penyimpanan data cadangan offline sobat bisa menyimpan diPC/Laptop local yang digunakan.

Pasarhosting sebagai salah satu perusahaan hosting indonesia mempunyai fasilitas backup data (weekly, daily dan monthly) namun kami informasikan juga untuk backup data tersebut yang dilakukan yaitu hanya kebutuhan internal kami saja dan perlu diketahui juga bahwa client wajib juga untuk melakukan kegiatan backup tersebut. Aktivitas backup perlu dilakukan juga secara berkala. Sobat dapat membuat jadwal backup harian, mingguan, atapun bulan. Solusi ini dilakukan agar file cadangan tetap up-to-date dan pastikan juga kapasitas hostingnya tersedia ya sobat!!

Biasanya Backup data website yang tersedia dalam fasilitas cPanel meliputi backup data email, website, database, konfigurasi DNS, dan cPanel secara umum. Jika sobat sudah melakukan backup dan berhasil menyimpan file cadangannya, hasil backup tersebut dapat sobat gunakan apabila website sobat mengalami kendala sewaktu-waktu atau masalah pada tampilan website, atau sebagainya yang tidak dapat dikembalikan seperti semula.

Dan solusi terakhirnya bisa dengan restore data, lalu data hosting dapat dikembalikan seperti semula. Hal tersebut adalah salah satu manfaat dari adanya kerutinan backup yang dilakukan.

Beberapa Jenis Backup Website

Untuk melakukan Backup terdapat beberapa jenis yang dapat dilakukan namun perbedaannya proses backup dibawah ini terletak pada alokasi tujuan serta penggunaan. Berikut kami informasikan backup website yang dapat sobat lakukan sebagai berikut :

  1. Full Backup

Jenis backup ini biasanya dilakukan apabila sobat ingin melakukan migrasi dari hosting C ke hosting hosting D, Baik dari penyedia layanan hosting yang sama ataupun yang berbeda. Dikarenakan full backup ini akan membuat salinan seluruh data website seperti direktori file, konfigurasi website, MYSQL database , Konfigurasi email forwarder, Konfigurasi DNS dan juga email filtering. Dan baiasanya apabila sobat ingin melakukan migrasi website dari hosting lainnya ke Pasarhosting ataupun sebaliknya, proses full backup harus dilakukan dengan benar agar pada saat direstore tidak ada data yang tertinggal satupun.

2. Partial Backup
Jika Partial backup dilakukan apabila sobat hanya ingin memindahkan beberapa bagian website saja. Seperti misalnya, backup home direktori, file website, database ataupun hanya email saja.

3. Backup untuk migrasi manual

Lalu, jika jenis backup ini biasanya dapat dilakukan apabila sobat ingin melakukan beberapa proses dibawah ini :

✓ Melakukan pemindahan file website dari suatu domain C ke domain D (masih dalam 1 hosting yang sama),
✓ Melakukan pemindahan file website yang telah diaddon, ke domain ataupun subdomain lain,
✓ Melakukan pemindahan file website dari domain ke subdomain ataupun dengan proses sebaliknya,
✓ Melakukan proses migrasi website hosting dengan cara manual ke hosting yang berbeda.

Langsung saja pada intinya yang mana proses backup diatas ada 2 tahap yaitu backup file website menjadi bentuk .ZIP dan melakukan export database melalui fitur “PHPMy Admin” dicPanel. Kedua file tersebut nantinya yang akan dilakukan restore pada hosting domain tujuan sobat.

Panduan Backup Website di Hosting

Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan mengenai full backup dan partial backup. Sobat dapat dengan mudah melakukan backup website melalui cPanel hosting diPasarhosting.

Berikut ini adalah langkah-langkah Cara Backup Website Melalui cPanel  Pasarhosting :

  1. Silahkan menuju Cpanel akun Hosting sobat dengan mangakses “domainsaya.com/cpanel”

2. Lalu, sobat akan dialihkan pada beranda utama cPanel hosting. Pada form pencarian inputkanBackup Wizard. Pada bagian Files Kemudian pilih "Backup Wizard".

3. Sobat akan berada di halaman Backup Wizard, Pada halaman ini terdapat beberapa langkah mengenai proses backup website. Sebelumnya, tentukan tujuan sobat. Apakah ingin melakukan backup website atau restore. Dikarenakan sobat ingin melakukan backup website maka silakan klik tombol “Back Up” untuk memulainya.

Perlu kami informasikan juga Full Backup disini akan mencadangkan data-data seperti berikut ini :

  • Home direktori
  • MYSQL Database
  • Konfigurasi Email Forwarder
  • Konfigurasi Email Filter

4. Setelah itu, untuk langkah selanjutnya yaitu dengan memilih file apa saja yang ingin sobat backup. Seperti halnya pada bagian ini terdapat dua pilihan untuk melakukan backup website secara Full sobat dapat klik tombol Full Backup untuk mengunduh file cadangan. Namun, jika sobat hanya ingin melakukan backup file tertentu saja seperti database, sobat dapat memilih bagian “MYSQL Databases” berikut juga dengan apabila ingin melakukan backup file direktori dapat memilih “Home Direktori”. Lalu apabila ingin melakukan backup email, maka silakan klik “Email Forwarders & Filters”.

Sebagai informasi : Untuk Full Backup, disk usage disarankan masih terdapat space kosong minimal 50% untuk meminimalisir kondisi disk space setelah dilakukan backup khawatir akan overquota.

5. Pada halaman Full Backup di “Backup Destination” sobat perlu menginputkan tujuan tempat website seperti ingin ditempatkan, diHome Directory, FTP Server atau lainnya. Saat ini kami pilih tujuan backup Home Directory pada bagian “Backup Destination” agar file cadangan dapat tersimpan diserver. Dan selain itu, pada bagian Email Address, inputkan alamat email sobat hal ini berfungsi untuk memberitahukan informasi dengan notifikasi terkait proses backup data yang telah complete dibackup. Setelah itu, klik tombol “Generate Backup”

6. Kita baru saja membuat sebuah full backup yang disimpan di home directory (direktori utama), Sobat perlu menunggu beberapa menit hingga proses backup selesai dan email notifikasi dengan menginformasikan backup telah selesai akan terkirim ke alamat email yang sudah ditentukan. Berikut contoh informasi bahwa yang dikirimkan ke emaildengan menyatakan bahwa Backup telah selesai.

7. Setelah itu kembali ke cPanel, lalu klik "Go Back". Maka di sana terdapat tautan untuk mengunduh hasil pencadangan data hosting Klik tautan tersebut untuk mengunduh ke penyimpanan lokal sobat.

Cara Partial Backup Website melalui cPanel

Selain backup secara keseluruhan disini sobat juga bisa melakukan Partial Backup atau backup perbagian. Fitur ini bermanfaat apabila data website sudah besar. Kemudian, ingin mencicil proses backup datanya.

Note: sebagai informasi bahwa fitur ini berbeda dengan Full Backup sebelumnya, proses restore data dari Partial bisa dilakukan dengan mudah melalui cPanel hosting.

Adapun berikut langkah-langkah untuk melakukan proses Partial Backup :

1. Pada halaman menu utama cPanel, sobat bisa mengetik “Backup” pada kolom pencarian. Kemudian, pilih fitur Backup” pada bagian Files.

Lalu, sobat akan masuk ke halaman Backup. Lanjut scroll ke bawah hingga bagian Partial Backups dan akan terdapat beberapa bagian yang bisa sobat unduh, antara lain:

  • Download a Home Directory Backup: Klik tombol Home Directory untuk mengunduh file cadangan ke penyimpanan lokal.
  • Download a MySQL Database Backup: Klik nama database yang tertera untuk mengunduh file cadangan ke penyimpanan lokal.
  • Download Email Forwarders: Klik nama domain yang tertera untuk mengunduh file cadangan ke penyimpanan lokal.
  • Download Email Filters: Klik nama domain yang tertera untuk mengunduh file cadangan ke penyimpanan lokal.

Pada langkah terakhir akan muncul jendela untuk menyimpan setiap bagian file backup ke penyimpanan lokal.

Kemudian setelah melakukan backup kita akan coba bahas selanjutnya dengan merestore data yang sudah dibackup ya sobat . Adapun berikut cara restore dicPanel!

Cara Restore Data Website melalui cPanel

  1. Pada halaman cPanel , sobat kembali mengetik “Backup” pada kolom pencarian. Kemudian, pilih fitur Backup” pada bagian Files.

Lalu, sobat akan diarahkan masuk ke halaman Backup. Scroll ke bawah hingga bagian Partial Backups. Ada beberapa bagian yang bisa sobat unggah, antara lain:

  • Restore a Home Directory Backup: Klik tombol Choose file untuk mencari file cadangan di penyimpanan lokal Sobat.
  • Restore a MySQL Database Backup: Klik tombol Choose file untuk mencari file cadangan di penyimpanan lokal Sobat.
  • Restore Email Forwarders: Klik tombol Choose file untuk mencari file cadangan di penyimpanan lokal Sobat.
  • Restore Email Filters: Klik tombol Choose file untuk mencari file cadangan di penyimpanan lokal Sobat.

2. Untuk restore data yang sobat inginkan, silakan klik “Choose File” seperti gambar dibawah ini.

3. Lalu, akan muncul jendela untuk mencari file cadangan di penyimpanan lokal sobat. Lakukan hal ini sampai semua file siap diunggah dan klik “Open”

4. Setelah file cadangan sudah siap, sobat dapat klik “Upload” untuk memulihkan per bagian datanya. Silakan untuk menunggu hingga proses selesai.

5. Berikut dibawah ini adalah contoh file cadangan yang berhasil direstore, akan muncul notifikasi sukses!

Restore Data melalui Menu Backup Wizard

1. Pada halaman beranda utama cPanel, temukan bagian Files dan klik menu Backup Wizard” yang telah muncul.

2. Sobat akan dialihkan langsung di halaman “Backup Wizard”. Terdapat beberapa proses yang dapat sobat lakukan, silakan untuk klik tombol Restore” untuk memulai restore data.

3. Selanjutnya, silakan untuk memilih pada bagian tipe mana yang ingin sobat pulihkan seperti misalnya, Home Directory, MYSQ Databases, Email Forwarder, dan Email Filters. Bisa langsung sobat klik pada salah satu fitur tersebut yang ingin dipulihkan.

4. Tahap berikutnya, klik “Choose file” untuk menemukan file cadangan dipenyimpanan lokal sobat seperti gambar dibawah ini.

5. Ketika klik “Choose file” jendela untuk upload file akan muncul. Sobat bisa mencari file cadangan yang dibutuhkan. Kemudian, klik Open”.

6. File cadangan telah siap diunggah. Klik “Upload” agar dapat memulai proses restore yang akan sobat lakukan.

7. Sistem akan secara otomatis melakukan proses restore dengan menggunakan file cadangan yang telah diupload. Silakan untuk menunggu beberapa saat hingga proses pemulihan selesai. Jika File cadangan sudah berhasil dipulihkan, akan muncul notifikasi pesan sukses seperti dibawah ini.

Kesimpulan

Nah, backup dan restore website dicPanel cukup mudah bukan untuk dilakukan 😊 sudah selesai sobat sampai dengan tahap ini. Backup ini wajib dilakukan secara berkala untuk mengamankan data website Sobat apabila jika misalnya sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kerusakan fisik, bencana dan sebagainya.

Dan sobat sudah mempunyai cadangan, jadi hanya tinggal melakukan restore saja. Sobat memang membutuhkan waktu beberapa saat agar bisa mendapatkan hasil tersebut.

Jika nantinya sobat memerlukan bantuan untuk restore, silakan kontak Support Pasarhosting kami untuk melakukan prosesnya. Kami siap membantu 24/7 untuk melayani permintaan sobat. Untuk request bisa langsung kirimkan email ke support[at]pasarhosting.com atau melalui livechat. Tapi jangan lupa ya sobat permintaan restorenya menggunakan email terdaftar yah sah. Terimakasih dan sekian pembahasan Cara Backup dan Restore Melalui cPanel semoga dapat bermanfaat 😊🙏

Tinggalkan komentar