Ketika kalian ingin memutuskan untuk menyewa layanan hosting, Kalian pasti sering mendengar tentang Shared Hosting, Cloud Hosting dan VPS bukan? Penyedia layanan seperti pasarhosting biasanya menawarkan ketiga layanan itu di halaman website nya. Kali ini kami akan membahas Apa Sih Perbedaan ketiga hosting ini !!!

Shared Hosting

Shared Hosting adalah jenis paket hosting tradisional dengan membagi sebuah server untuk beberapa jumlah pengguna yang berbeda berdasarkan kebutuhan server. Nanti Kalian akan di berikan sejumlah resource yang hanya dapat di pakai untuk menjalankan website sederhana/berskala kecil.

Jenis hosting yang satu ini dapat di umpamakan sebagai Kostan/Rumah yang memiliki sejumlah fasilitas umum, misalnya kamar mandi, ruang makan, dan tempat parkir. Fasilitas umum ini yang kemudian disebut sebagai resource di shared hosting. Contoh resource yang akan di gunakan secara bersama-sama di satu server yang sama adalah CPUdisk space, dan memori.

Biaya berlangganan shared hosting adalah yang paling murah jika di bandingkan dengan tipe hosting lainnya. Hanya saja, kapasitas bandwidth-nya terbatas. Apabila website sudah mulai ramai dan trafiknya meningkat, loading situs akan melambat. Faktor ini juga memengaruhi kecepatan performa situs lain yang berbagi resourse di server yang sama dengan Kalian.

Bisa dibilang performa website akan tetap stabil selama trafik website pengguna lain masih dalam batas normal. Selama ini pula, Kalian harus melakukan langkah antisipasi jika-kalau suatu saat nanti server mulai ramai.

Kelebihan

  • Layanan hosting paling murah.
  • Keamanan, update, dan pengelolaan server di lakukan oleh penyedia layanan hosting (pasarhosting)
  • Layanan hosting yang mudah digunakan oleh user pemula.
  • Setup yang sederhana.

Kekurangan

  • Sering terkena dampak error karena trafik yang tinggi atau overload.
  • Terdapat banyak batasan penggunaan dan sumber daya.
  • Akses lambat di karenakan banyaknya website yang berjalan di server secara bersamaan.
  • Tidak diberikan akses root.

Cloud Hosting

Cloud Hosting adalah paket yang sekarang ini paling populer serta banyak diminati sebab tidak mempunyai downtime. Hosting ini memakai sekelompok server dengan resource dan file yang di replikasi dalam setiap server. Jadi, Apabila salah satu dari server Kalian sibuk, maka trafik situs yang Kalian miliki pun otomatis akan di route ke server yang lainnya dalam suatu klaster.

Jenis hosting yang satu ini merupakan tipe hosting dengan sumber daya (resource) yang berasal dari beberapa server fisik terpusat yang berjalan secara bersamaan.

Jika website memiliki tujuan penting, di mana suatu perusahaan Kalian ingin agar website tersebut tidak pernah ada downtime, maka tipe hosting ini adalah pilihan yang tepat. Layanan ini bahkan menjadi pilihan bagi banyak toko ecommerce, situs lead generation, website perusahaan, dan proyek dengan trafik tinggi.

Di saat bersamaan, Layanan ini memberikan kemudahan dalam hal scaling apabila Kalian menginginkan daya tambahan. Hal ini tentunya menjadi satu keuntungan bagi agensi berita, maupun perusahaan penerbitan yang menginginkan peningkatan trafik/view dalam jumlah besar pada postingan yang di terbitkan.

Apabila di analogikan, seperti Kalian membeli rumah pada suatu kluster dan rumah tersebut memiliki area yang kalian anggap kecil, Kalian bisa pindah ke rumah lain yang memiliki kapasitas area lebih besar atau sebaliknya di dalam kluster tersebut.

Kesimpulannya, tipe ini adalah pilihan yang tepat dan lebih baik daripada shared hosting.

Kelebihan

  • Tidak akan kehilangan data karena data yang tersimpan pada cloud server pastinya sangat aman
  • Skalabilitas karena Kalian dapat menambah sumber daya sesuai dengan kebutuhan.
  • Fleksibel karena Kalian dapat mengakses data dengan sangat mudah.
  • Uptime stabil dan loading time lebih cepat.

Kekurangan

  • Biaya realtif lebih mahal dari shared hosting
  • Tidak mendapatkan akses root

VPS (Virtual Private Server)

VPS (Virtual Private Server) Hosting merupakan titik tengah atau perpaduan antara cloud hosting dan dedicated server. Yang mana pengguna dapat memakai fungsi yang terbilang mirip dengan server dedicated dengan penawaran harga yang setara dengan paket cloud hosting.

“Virtual” karena bersifat maya dan tidak berbentuk secara fisik. Nanti bentuk fisiknya dapat di bagi di beberapa resource berbeda, agar dalam satu server fisik mampu menampung beberapa VPS dan pembagian resource di lakukan dengan menggunakan aplikasi. 

VPS di katakan lebih aman serta stabil di bandingkan dengan cloud hosting, karena semua resource yang ada di dalamnya hanya dapat di akses satu pengguna saja. Oleh karena itu, biasanya VPS di gunakan oleh Kalian yang memiliki situs website dengan traffic yang cukup tinggi. Tetapi belum membutuhkan resource dari server dedicated. 

Apabila di analogikan, Kalian seperti menyewa apartemen. Yang di mana Kalian tinggal dalam gedung yang sama. Akan tetapi semua resource atau barang yang di gunakan adalah tanggung jawab Kalian sendiri.

Kelebihan

  • Di berikan akses root ( Full Control )
  • performa server yang lebih reliabel dan cepat.
  • Skalabilitas karena Kalian bisa meningkatkan skala bandwidth, disk space, CPU, maupun sumber daya server.
  • Privasi dan Keamanan karena Kalian dapat memodifikasi konfigurasi keamanan yang lebih ketat.

Kekurangan

  • Biaya realtif lebih mahal dari cloud hosting
  • Membutuhkan pengetahuan teknis yang lebih dalam terkait dengan server maupun sistem operasi yang di gunakan.

Sekian Informasi tentang perbedaan Ketiga hosting yang kami buat dan semoga bermanfaat. Apabila Kalian mendapatkan kendala atau masih ada hal yang ingin di tanyakan, terkait pemilihan hosting yang cocok untuk Kalian. Kalian bisa langsung hubungi kami melalui livechat maupun email.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.