Ada beberapa penyebab email Kalian di anggap sebagai spam oleh layanan Mail server tujuan. Seperti SPF/PTR record tidak valid, ataupun IP yang memiliki reputasi buruk sehingga isi email di anggap sangat mencurigakan. Eiits tenang, tidak perlu khawatir. Karena pada pertemuan kali ini, Kami akan memberikan informasinya agar tidak terjadi hal seperti itu !!

SPF Record

Apa sih SPF Record

SPF (Sender Policy Framework) adalah suatu metode autentikasi email yang di rancang untuk mendeteksi pemalsuan alamat pengirim selama pengiriman email. Secara sederhana SPF berfungsi agar email yang kita kirim tidak di anggap sebagai email spam oleh mail server tujuan.

SPF Record merupakan sebuah aturan yang menginformasikan IP public agar di anggap terpercaya untuk mengirim email atas nama domain tertentu. Jika tidak ada SPF email yang dikirim dari domain, kemungkinan besar Kalian akan di anggap spam oleh server email penerima.

Fungsi SPF Record

SPF berfungsi agar mail server penerima dapat melakukan validasi. Bahwa email yang di terima tersebut berasal dari alamat IP yang di sahkan oleh administrator domain.

Dengan SPF, email yang di kirim dari alamat IP (email server) yang di izinkan untuk mengirimkan email dari domain pengirim. Maka pengiriman email yang berasal dari domain hanya di perbolehkan dari mail server yang telah tentukan. 

Apabila ada email yang berasal dari domain tersebut, Akan tetapi tidak berasal dari mail server yang telah di tentukan. Maka email tersebut akan di tolak.

Cara Kerja SPF

flow spf

Dari penjelasan gambar diatas bisa di lihat email server yang menerima email akan melakukan pengecekan Sender-ID Framework (SIDF) dari setiap email yang di terima dengan cara menanyakan SPF record si pengirim email ke DNS.

Secara teknis Kalian harus membuat sebuah entri DNS pada domain yang berupa SPF record atau TXT Record. Kemudian memasukan list valid dari alamat-alamat IP ( hosts ) yang di ijinkan untuk mengirim atau menghantarkan email atas nama domain Kalian. Setiap email terkirim yang bukan dari list tersebut, bisa di pastikan palsu atau spoofed. Dan Kalian bisa mengatur DNS, agar MX penerima (external MTA) bisa melihat incoming mail benar-benar terkirim dari daftar valid hosts yang tertera di DNS Kalian.

Apabila tidak ada SPF record, maka email penerima akan dianggap sebagai spam.

Sekian Informasi yang kami buat dan semoga bermanfaat. Apabila mendapat kendala atau ada pertanyaan lebih lanjut, Kalian bisa langsung hubungi kami melalui livechat maupun email.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.