Ketika membuat konten website, melakukan riset keyword adalah hal yang sangat penting. Akan tetapi, beberapa orang merasa kesulitan untuk melakukannya. Nah, dalam kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai cara melakukan riset keyword yang tepat agar anda bisa memperoleh keyword yang potensial serta mendapatkan trafik tinggi.

Sebelum masuk pada pembahasan mengenai cara melakukan riset keyword, ada baiknya anda memahami tentang pengertiannya terlebih dahulu.

Pengertian Riset Keyword

Riset keyword merupakan proses untuk menentukan keyword atau kata kunci yang tepat digunakan ketika membuat artikel pada website maupun blog. Dengan melakukan riset keyword maka anda bisa mengetahui frasa apa saja yang dipakai oleh kebanyakan orang ketika melakukan pencarian di mesin pencari baik itu melalui Google, Bing, Yahoo atau yang lainnya.

Saat anda melakukan riset keyword maka anda dapat mengetahui kata kunci apa yang paling potensial sebagai konten. Saat anda memperoleh kata kunci yang potensial maka akan lebih mudah bagi anda untuk memperoleh jumlah pengunjung yang banyak dan trafik website yang kian meningkat.

Jenis kata kunci sendiri dibagi menjadi 2 yakni long tail keyword dan short tail keyword. Akan tetapi, beberapa orang juga menyebutkan bahwa terdapat 4 dengan tambahan keyword musiman serta keyword abadi. Nah, setelah anda mengetahui pengertian riset keyword maka berikutnya anda juga perlu mengetahui seberapa pentingnya melakukan riset keyword.

Manfaat Riset Keyword

Beberapa manfaat yang bisa didapat ketika anda menerapkan cara melakukan riset keyword antara lain :

1. Ide Konten

Bagi anda para blogger mungkin sering kebingungan untuk menentukan ide konten artikel yang akan dibuat setiap harinya. Akan tetapi, saat anda mengetahui keyword potensial serta paling banyak dicari dengan melakukan riset keyword tersebut maka ini bisa membantu anda untuk menemukan topik atau ide yang tren.

2. Pola Kerja Terstruktur

Ketika menerapkan cara melakukan riset keyword, maka anda bisa menyusun skala prioritas kata kunci yang potensial. Dikombinasikan dengan riset kompetitif akan membuat anda mampu menyusun topik yang ingin dibuat sesuai tingkat persaingan pada mesin pencari.

Selain itu, anda dapat menentukan kata kunci mana yang dapat dikerjakan diawal, menentukan topik yang ingin dicakup pada satu artikel serta menentukan kata kunci paling berat untuk dikerjakan di akhir.

3. Trend Setter

Saat anda meriset kata kunci dahulu, maka anda telah mengetahui berbagai pola yang nantinya akan ngetren. Ini akan membantu web anda mempunyai konten yang bisa dikemas sesuai tren bahkan menciptakan tren sendiri. Jika konten yang anda tampilkan sangat menarik, maka pengunjung web anda pun bisa lebih banyak.

Metrik yang Perlu Diperhatikan Ketika Melakukan Riset Keyword

Ada beberapa metrik yang perlu anda perhatikan ketika menerapkan cara melakukan riset keyword, antara lain :

1. Volume Pencarian

Metrik yang pertama yakni volume pencarian. Ketika anda melakukan riset keyword maka anda perlu melihat seberapa banyak masyarakat yang juga menggunakan kata kunci tersebut. Umumnya jumlah volume pencarian yang muncul pada tools riset keyword merupakan jumlah pencarian dalam waktu satu bulan. Anda dapat menentukan jumlah volume pencarian yang anda targetkan, minimal lebih dari 500 per bulan.

2. Keyword Difficulty

Metrik yang satu ini menunjukkan tingkat kesulitan kata kunci yang ada pada halaman utama hasil pencarian. Jika nilai KD-nya semakin tinggi, maka akan semakin sulit persaingan yang harus ditempuh agar bisa berada di halaman pertama Google. Umumnya ditunjukkan dengan rate nilai 1-100.

Anda perlu memperhatikan metrik ini dengan memastikan bahwa tingkat kesulitan kata kunci anda rendah. Kecuali jika web anda sudah mempunyai authority tinggi, maka anda dapat menargetkan kata kunci menggunakan KD yang besar.

Umumnya KD yang semakin tinggi akan membuat volume pencariannya semakin besar. Bagi anda yang mungkin baru merintis membuat web, minimal anda perlu menargetkan kata kunci dengan KD kurang dari 20 dari rate 1-100.

3. Search Engine Result Page

SERP bermanfaat untuk melihat serta menunjukkan berbagai laman yang berada pada posisi halaman pertama di mesin pencarian sesuai kata kunci yang anda riset. Metrik yang satu ini sangat penting untuk melihat siapa saja yang ada pada halaman pertama Google.

4. Keyword Suggestion

Metrik yang satu ini menunjukkan rekomendasi kata kunci dari keyword utama yang anda targetkan. Biasanya, metrik ini memberikan rekomendasi long tail keyword yang sesuai dengan keyword yang anda targetkan.

Long tail keyword adalah keyword yang mengandung minimal tiga kata bahkan lebih. Anda dapat menjadikan saran kata kunci ini sebagai judul konten artikel anda. Dengan menggunakan long tail keyword maka potensi untuk menarik banyak pengunjung pun semakin besar.

Tools Riset Keyword

Setelah anda mengetahui beberapa metrik yang harus diperhatikan, berikutnya anda dapat menggunakan tools riset keyword di bawah ini. Daftar tools ini hadir dalam versi gratis dan berbayar, antara lain :

1. Ubersuggest

Ubersuggest adalah tools besutan digital marketer ternama yakni Neil Patel. Tools riset keyword ini adalah tools gratis terbaik yang ada sekarang ini. Ubersuggest menawarkan metrik cukup lengkap, bahkan bisa dibilang tools gratis ini memiliki fitur seperti premium.

Cara melakukan riset keyword menggunakan Ubersuggest cukup mudah. Anda hanya perlu memasukkan kata kunci yang ingin anda riset. Nantinya akan muncul berbagai metrik yang dapat anda analisa. Karena merupakan tools gratis, sejumlah metrik yang tersedia misalnya search volume masih kurang update. Akan tetapi, anda dapat menjadikannya sebagai patokan sebab datanya tidak terlalu berbeda.

2. Google Trends

Bukan hanya menawarkan mesin pencarian, namun Google juga memiliki tool yang bisa digunakan untuk meriset kata kunci, yakni Google Trends. Layanan keyword tools ini tersedia dalam versi gratis untuk anda manfaatkan.

Anda bisa mengatur wilayah berdasarkan negara yang akan anda jadikan target. Anda bisa memperoleh grafik pergerakan kata kunci yang dicari. Tool keyword ini menawarkan pergerakan kata kunci satu jam terakhir hingga lima tahun terakhir. Dengan demikian, anda dapat melihat naik turunnya popularitas kata kunci dari masa ke masa. Google Trends juga menawarkan saran long tail keyword yang berkaitan dengan apa yang dicari secara real time.

3. KWFinder

Keyword tool selanjutnya yaitu KWFinder. Mirip seperti Ubersuggest, tool yang satu ini memberikan informasi search volume, SERP dan tingkat kesulitan sebuah keyword. Kekurangan dari tool ini yakni tidak sepenuhnya gratis. Pengguna hanya dapat mencari dua keyword secara gratis. Jika ingin melanjutkan pencarian maka perlu mendaftar sebagai anggota serta bisa melakukan 5 pencarian kata kunci setiap 24 jam.

4. MOZ

Berikutnya, anda juga bisa memakai keyword tool MOZ. Agar bisa memakai fitur dari MOZ, anda perlu mendaftar dahulu sebagai anggota. Jika sudah, maka anda bisa memperoleh 10 riset kata kunci. Cara melakukan riset keyword menggunakan MOZ yaitu :

  • Buka Moz Keyword Explorer
  • Selanjutnya lakukan registrasi akun
  • Lalu anda dapat memasukkan keyword yang ingin di riset
  • Setelah beberapa saat maka hasilnya bisa muncul

Cara riset kata kunci ini terbilang tidak mampu memberikan hasil maksimal. Adapun hasil riset kata kunci tersebut tidak memberikan informasi volume pencarian setiap bulan. SERP yang ditampilkan juga hanya mencapai 3 situs teratas.

Pastinya cara riset kata kunci ini tidak mampu memberikan hasil maksimal untuk web atau blog anda. Anda bisa memakai kesempatan gratis uji coba selama 30 hari. Setelah habis masa tersebut, anda akan dikenai biaya $179 per bulannya untuk menggunakan MOZ.

4. SEMrush

Keyword tool berikutnya yaitu SEMrush. Sebelum anda menggunakan tool ini, anda perlu registrasi terlebih dahulu agar bisa menjadi anggota. Pemilik akun SEMrush gratis bisa memperoleh akses untuk riset keyword hingga 10 kali pencarian setiap 24 jam.

Pengguna bisa memperoleh rekomendasi long tail keyword. Disamping itu, pengguna juga bisa melihat berbagai situs yang ada di halaman pertama pada hasil pencarian keyword tersebut. Namun sayangnya, akses gratis akun SEMrush sangat terbatas. Anda tidak bisa melihat seluruh rekomendasi keyword yang dihasilkan. Tool ini menawarkan versi trial 7 hari lalu berikutnya akan dikenai biaya $99 per bulan.

5. Answer The Public

Untuk keyword tool ini tidak disediakan dalam versi bahasa Indonesia. Tool ini hanya memiliki beberapa opsi bahasa asing, diantaranya bahasa Inggris. Walaupun tersedia dalam versi bahasa Inggris, namun cara riset kata kunci ini sangat recommended sebab saran keyword yang ditampilkan cukup komprehensif dan lengkap.

Anda bisa melakukan riset kata kunci yang ingin digunakan untuk konten website maupun blog menggunakan keyword tool yang satu ini. Tool ini memberikan saran keyword dengan format 5W+1H. Mungkin anda akan menjumpai kata kunci yang berpeluang populer apabila dipakai dalam versi bahasa Indonesia. Dan yang paling penting adalah, anda bisa memanfaatkan tool ini secara gratis.

6. Soovle

Berbeda dengan keyword tool lainnya, Soovle tidak menyajikan informasi SERP, volume pencarian maupun tingkat kesulitan. Soovle hanya menyediakan sarang long tail keyword yang populer pada beberapa laman besar misalnya YouTube, Google, Bing, Wikipedia, Amazon, Answer,com dan Yahoo.

Hasil pencarian tool ini tidak seakurat hasil dari tool SEMrush, Ubersuggest, Google Trends, MOZ dan KWFinder. Soovle hanya memberikan rekomendasi keyword saja, tanpa ada detail berapa jumlah volume pencarian yang terjadi maupun tingkat kesulitan keyword.

Adapun fitur lain yang ada di tool ini yakni Daily Top Keyword. Akan tetapi, top keyword tersebut hanya berlaku untuk keyword bahasa Inggris.

7. Google Related Search

Google ternyata juga menawarkan tool keyword lain selain Google Trends. Ketika melakukan pencarian menggunakan Google, hasil pencarian yang tersedia bukan hanya berisi berbagai artikel dengan keyword yang ditulis. Google juga memberikan saran long tail keyword yang berhubungan dengan keyword yang sedang dicari.

8. Keyword Shitter

Keyword tool berikutnya yakni Keyword Shitter. Adapun cara melakukan riset keyword menggunakan tool ini terbilang sederhana. Anda hanya cukup mengetikkan kata kunci yang diinginkan serta Keyword Shitter akan menyarankan long tail keyword sesuai kata kunci tersebut.

Saran keyword yang disajikan mencapai 1000 keyword lebih. Pengguna bisa memanfaatkan keyword tool ini jika ingin menemukan keyword sebanyak-banyaknya yang berhubungan dengan website atau blog anda. Menariknya lagi, keyword tool ini bisa diakses secara gratis sehingga tidak akan membebani keuangan anda.

Strategi Menentukan Keyword yang Tepat

Di bawah ini merupakan beberapa cara melakukan riset keyword yang tepat untuk anda coba.

1. Mengenali Target Pasar Agar Niche Keyword Bisa Menguntungkan

Cara riset keyword yang pertama yakni memetakan target pasar anda. Anda hanya memerlukan dokumen Word untuk mencatat maupun menggambar peta Niche Market. Terdapat beberapa cara untuk menemukan Niche Market, namun cara yang paling mudah untuk anda coba yaitu teknik Buyer Personas.

Teknik tersebut merupakan cara paling sederhana untuk melakukan identifikasi Niche Topic yang digemari pelanggan potensial anda. Setelah anda mengidentifikasi Niche Topic tersebut, maka anda bisa menemukan keyword apa yang digunakan oleh pelanggan potensial anda secara mudah setiap harinya.

Saat melakukan teknik ini anda harus fokus pada riset keyword yang menyertakan rincian target audiens anda secara mendasar dan lengkap seperti di bawah ini :

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Minat dan hobi
  • Perkiraan omset
  • Apa yang ingin dicapai baik secara profesional atau personal
  • Hal-hal yang diperbincangkan

2. Fokus Terhadap Pencarian Long Tail Keyword

Cara melakukan riset keyword berikutnya yakni dengan long tail keyword yang merupakan kata kunci panjang akan tetapi tepat sasaran. Sebab keyword yang nilainya tinggi maupun mempunyai niat membeli/ motif transaksi umumnya panjang.

Long tail keyword umumnya mempunyai saingan yang lebih rendah daripada short keyword. Untuk mencari long tail keyword maka anda dapat memakai aplikasi yang telah disebutkan dalam pembahasan di atas, misalnya dengan menggunakan Ubersuggest. Dengan tool tersebut anda dapat memperoleh keyword tersembunyi yang potensial.

3. Menentukan Prioritas Keyword Sesuai Kebutuhan

Cara mencari keyword berikutnya yakni anda perlu menentukan prioritasnya terlebih dahulu. Untuk optimasi situs anda maka anda bisa mencoba menerapkan langkah tersebut dengan meninjau jenis situs anda.

Apakah lebih banyak memuat berbagai konten informasi yang mengartikan bahwa urutan prioritas adna yakni volume, lalu persaingan dan berikutnya intent. Atau anda mempunyai blog untuk bisnis produk yang artinya urutan prioritas anda yaitu volume, lalu intent dan berikutnya persaingan. Atau mungkin anda mempunyai blog untuk menawarkan layanan atau jasa yang artinya urutan prioritas anda yakni intent, lalu volume dan terakhir persaingan.

4. Mencari Lebih Banyak Keyword

Pastikan untuk menghilangkan rasa cepat puas saat anda sudah memperoleh keyword yang anda pikir sudah bagus untuk artikel maupun situs web anda. Anda bisa terus memeriksa kata kunci serta menguji keyword tersebut sembari memperhatikan poin sebelumnya terkait prioritas.

5. Memahami Konten yang Sesuai Untuk Keyword Tertentu

Konten disini maksudnya tidak terbatas pada sebuah artikel dengan isian gambar maupun kata-kata saja. Nmun konten tersebut juga termasuk file yang diunduh, ulasan dari pengunjung atau pembeli produk atau jasa anda, serta tool yang digunakan.

Untuk menentukan konten secara cepat dan mudah pada keyword tertentu anda bisa mencoba memposisikan diri anda menjadi orang yang memasukkan keyword maupun mencari kata kunci pada kolom mesin pencari.

Nah, itulah panduan lengkap mengenai riset keyword yang bisa menjadi acuan bagi anda saat ingin menganalisa keyword apa yang perlu anda targetkan. Dengan pembahasan di atas, tentunya anda sudah mengetahui manfaat menggunakan riset keyword. Selain itu, juga terdapat beberapa rekomendasi tools yang bisa anda manfaatkan untuk melakukan keyword research. Anda bisa memilih cara melakukan riset keyword sesuai kebutuhan blog atau website anda.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.